Ketua Mahkamah Konstitusi M. Akil Mochtar usai sidang pleno khusus
pengucapan sumpah jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi di Gedung Mahkamah
Konstitusi, Jakarta, Selasa (20/8). (Republika/Adhi Wicaksono)
BERITA TERKINI, JAKARTA -- Uji Narkoba dari rambut dan urine
yang dilakukan kepada mantan ketua Mahkamah Konstisui (MK) Akil Mochtar
menunjukan hasil negatif.
Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berwenang melakukan tes tersebut
mengungkapkan, tidak ditemukan zat narkotika dalam tubuh Akil.
"Dari uji di laboratorium kami, hasilnya negatif," ujar Kepala Humas
BNN Kombes Sumirat Dwiyanto dalam jumpa
pers di kantornya Selasa,
(8/10).
Sumirat mengatakan, meski pada faktanya ditemukan dua jenis Narkoba
di ruangan Akil, namun hasil tes mengatakan lain. Menurut dia, ada
beberapa faktor yang mengiringi hasil negatif tersebut.
Bisa saja Akil memang bukan pengguna atau bahkan pecandu narkoba.
Atau bisa juga, hasil tes tidak menjangkau keakuratan adanya indikasi
Akil pengguna.
Faktor kedua ini, kata Sumirat, dapat disebabkan karena tubuh Akil
memiliki metabolisme yang cepat sehingga zat adiktif dalam tubuhnya
sudah terbuang. Kemungkinan lain, jangka Akil menggunakan narkoba sudah
lama.
Atas hasil ini, BNN tetap akan berkoordinasi dengan MK terkait
langkah selanjutnya. Seperti diketahui, Akil, tersangka dugaan
penerimaan suap sengketa Pilkada Lebak, banten ditangkap KPK Kamis
(4/10). Sehari selanjutnya, KPK melakukan penggeledahan demi kepentingan
lidik lebih lanjut di ruangannya, di Gedung MK Jalan Merdeka Barat,
Jakarta Pusat.
Dalam penggeledahan, ditemukan narkoba jenis ganja sebanyak dua
linting dan sabu tablet dua butir. Sejak Sabtu, (5/10) BNN melakukan
pemeriksaan terhadap narkoba itu. Kemudian, esoknya BNN melakukan tes
urin dan rambut kepada Akil.
Sumber: Republika Online